Kapolres binjai, paparkan gangguan kamtibmas selama tahun 2019 didepan awak media

  • Bagikan

HUMAS – BINJAI

Kapolres Binjai AKBP ROMADHONI SUTARDJO, SIK, melaksanakan Press Release GKTM Tahun 2019 di lapangan apel mako polres binjai jalan S.Hasanuddin No.1 Binjai yang didampingi waka Polres Binjai KOMPOL HENDRAWAN,SIK,MH, Para Kabag, Para Kasat, Kapolsek Sejajaran, Kasubbag Humas AKP Siswanto Ginting dan juga dihadiri Wartawan Media cetak, elektonik, online dan TV. Kapolres Binjai melaksanakan press release tentang gangguan kamtibmas tahun 2019 di wilayah hukum polres binjai.(selasa/31/12).

IMG-20191231-WA0452 IMG-20191231-WA0450

Dalam press release tersebut bapak Kapolres memaparkan kepada wartawan media cetak, elektronik, online dan tv tentang jumlah kasus yang ditangani oleh polres binjai selama tahun 2019. Yakni Di Bidang Narkoba, yang mana Jumlah kasus yang ditangani tahun 2019 berjumlah 194 kasus dengan penyelesaian 188 kasus dan tersangka 227 orang dengan barang bukti, sabu 5.375,58 gram, ganja 67.004,05 gram dan extasi 24.865 butir. Selanjutnta di Bidang Reskrim, Jumlah kasus yang ditangani tahun 2019 berjumlah cukup banyak yaitu 1.070 kasus dengan penyelesaian 625 kasus dan kasus menonjol 689 kasus dengan penyelesaian 379 kasus. Selanjutnya di Bidang lalulintas, tepatnya di bagian unit laka lantas. kapolres menjelaska Jumlah kasus laka lantas yang ditangani tahun 2019 berjumlah 253 kasus dengan penyelesaian 123 kasus, korban MD 71 orang, LB 22 orang, LR 304 orang dengan rugi materi rp. 446.950.000,- dan jumlah tilang 9.624 lembar.

Kapolres menegaskan, Polres binjai sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat akan bersinergi dengan tni, beserta stake holder yang ada di kota binjai akan bersama-sama menjaga dan menciptakan rasa aman dan kondusif bagi masyarakat di kota binjai dalam rangka menyambut pilkada serentak tahun 2019-2024 dan Untuk melaksanakan pemberantasan narkoba polres binjai siap menerima masukan dan informasi dari masyarakat tentang adanya peredaran narkoba.

“Saya akan memetakan / maping wilayah yang rawan akan peredaran narkoba dan menjadikan TO prioritas dalam pengungkapannya” tutup kapolres

  • Bagikan